Krisis 2008 & Ketangguhan Sistem

Tahun 2008 bukan tahun yang mudah bagi siapa pun di dunia bisnis. Saat itu, saya sedang berada di tengah pusaran industri telekomunikasi yang sangat dinamis. Krisis global menghantam, dan banyak Business Owner mulai panik, menarik rem tangan, dan akhirnya malah lemes.

Di lapangan, saya melihat perbedaan mencolok antara tim yang punya sistem dan tim yang hanya mengandalkan keberuntungan. Saat pasar melambat, tim yang sistemnya nyelip atau tidak punya ritme harian akan langsung berantakan. Mereka tidak tahu mana kebocoran yang harus ditambal duluan.

Pelajaran terbesar saya dari jejak tahun 2008 adalah: Krisis adalah ujian kelayakan sistem Anda. Jika saat kondisi normal sistem Anda sudah sering parkir, maka saat krisis, sistem itu akan hancur total. Sebaliknya, mereka yang punya ‘rantai transmisi’ eksekusi yang kuat justru bisa menemukan peluang di tengah kesempitan.

Catatan Yahya

“Di lapangan, kita tidak bisa mengontrol kapan badai (krisis) akan datang, tapi kita punya kendali penuh atas kekuatan kapal (sistem) kita. 30 tahun mengajar saya bahwa investasi terbaik bukan pada alat yang mahal, tapi pada pembangunan mentalitas dan ritme tim yang tahan banting. Jangan tunggu krisis datang baru sibuk bongkar sistem; benahi sekarang selagi Anda masih punya waktu untuk ngegas.

Mari berdiskusi bagaimana saya bisa membantu Anda bongkar hambatan tersebut dan kembali ngegas mengejar target melalui mentoring, coaching, atau pembangunan sistem.

Mulai Diskusi di WhatsApp


← Kembali ke Beranda